Adaptasi New Normal agar Tetap Produktif dan Aman

1 post / 0 new
sudrajats
Adaptasi New Normal agar Tetap Produktif dan Aman

Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kementerian Kominfo menyatakan tatanan baru atau New Normal adalah salah  satu cara buat beradaptasi dengan norma atau perilaku baru pada menjalankan aktivitas keseharian. "Tujuan adaptasi ini agar tetap produktif & aman, menggunakan cara menerapkan protokol-protokol pencegahan Covid-19," seperti dikutip berdasarkan situs Kementerian Kominfo, Ahad, 31 Mei 2020.

Untuk menghadapi New Normal, Kementerian harga mobil sport Kesehatan sudah mengeluarkan protokol-protokol kesehatan di aneka macam sektor, di antaranya protokol bagi pelaku usaha di sektor jasa dan perdagangan.

Menurut Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/MENKES/335/2020 mengenai protokol pencegahan penularan Covid-19 di tempat kerja sektor jasa & perdagangan (area publik) pada mendukung keberlangsungan usaha, bagi para pelaku usaha di sektor jasa dan perdagangan, masih ada beberapa panduan buat menghadapi new normal.

Pertama, melakukan disinfektan pada area kerja dan publik setiap 4 jam sekali, mengkampanyekan perilaku hidup sehat & bersih, mewajibkan menggunakan masker bagi pekerja & konsumen, menyediakan fasilitas hand sanitizer dan loka cuci tangan, melakukan pengecekan suhu badan di pintu masuk, & memasang media warta penanganan Covid-19.

Selanjutnya, melakukan pembatasan jeda minimal 1 meter, melakukan upaya meminimalkan kontak menggunakan konsumen menggunakan cara memakai pembatas & mendorong konsumen memakai metode pembayaran nontunai.

Untuk mencegah kerumunan konsumen, bisa dilakukan menggunakan mengontrol jumlah konsumen yang masuk memberikan indikasi di lantai buat memfasilitasi kepatuhan jarak fisik, menerima layanan secara daring buat meminimalkan pertemuan langsung. "Selain itu, tetapkan jam layanan sesuai dengan kebijakan yg ditetapkan pemerintah daerah, dan menerapkan sistem antrean di pintu masuk," misalnya dikutip dari penerangan Kementerian Kominfo.

Masyarakat diharapkan bisa disiplin dan mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Kesadaran dan kedisiplinan masyarakat, ditegaskan Kementerian Kominfo, sebagai kunci buat menyelamatkan Indonesia menurut pandemi Covid-19.