Pemprov Jabar Dorong Pengadaan Fasilitas untuk Anak Penyandang Autisme

1 post / 0 new
abas88
Pemprov Jabar Dorong Pengadaan Fasilitas untuk Anak Penyandang Autisme

Pemprov Jabar berupaya berkontribusi dalam memfasilitasi pengembangan anak penyandang autisme. Satu di antara caranya adalah fasilitas untuk guru pengajar anak penyandang autisme “Pertama, yang kami dorong adalah gurunya, dari tunjangan perbaikan penghasilan (TPP), supaya dia (guru) fokus memberi kasih sayang pada muridnya. Alhamdulilah TPP sudah kami naikan,” ujar Sekda Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa, ketika ditemui pada Peringatan Hari Peduli Autisme, Gedung Sate, Senin (2/4/2018).

Untuk segi fasilitas pendidikan di SLB Negeri, Iwa Karniwa mengatakan belum ada kendala. Tetapi, menurut Iwa Karniwa, penunjangan fasilitas perlu dilakukan pada  SLB swasta dan  Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Inklusi. Untuk lembaga swasta, Pemprov Jabar akan memberikan hibah.

Iwa Karniwa mengakui jika hanya mengandalkan Pemprov Jabar, bantuan pada penyandang autisme belum dapat maksimal. “Oleh karena itu paling tidak kata kata membangkitkan semangat orang tua dan mendorong perhatian lebih lagi. Diharapkan ini akan menjadi bola salju perhatian pada penyandang autis,” ujarnya. Ketua Yayasan Biruku Indonesia, Juju Sukmana, mengatakan bahwa fasilitas untuk penyandang autisme berbeda-beda.

Tetapi yang terpenting adalah perlakukan pada anak penyandang autisme. “Mereka butuh banyak hal dan beragam, tergantung kebutuhan individu, semisal harus ada ruang sensori integrasi, ruang terapi bicara, harus ada lapangan,” ujar Juju.  Ia juga mengatakan, anak penyandang autisme dari lingkungan keluarga yang mampu secara ekonomi dapat menjangkau fasilitas yang bagus.

Masalahnya adalah masih sedikitnya fasilitas untuk anak penyandang autisme dari keluarga kurang mampu secara ekonomi. “Yayasan Biruku Indonesia kami mendukung yang tidak mampu, banyak anak  penyandang autisme yang tidak mampu, tidak mendapat fasilitas karena mahal, semisal biaya terapi mahal, biaya psikolog mahal, sedangkan saya ingin mereka mendapat kesempatan yang sama,” ujarnya.